Tujuan :
- Menghubungkan seluruh PC agar dapat mengakses webserver yang dibuat
- VLAN
- NAT
- EIGRP
Konfigurasi
Pertama lakukan konfigurasi ip address terlebih dahulu untuk setiap router yang ada.
Setelah itu lakukan konfigurasi pada blok sebelah kiri terlebih dahulu.
Tambahkan routing eigrp agar semua device yang berada dalam block tersebut saling dapat terhubung.
IDN-R1(config)#ro ei 100IDN-R1(config-router)#net 12.12.12.0IDN-R1(config-router)#net 13.13.13.0IDN-R1(config-router)#net 111.111.111.0IDN-R1(config-router)#no autIDN-R1(config-router)#ex
Setelah itu konfigurasi nat pada R1 agar client pada R1 dapat mengakses dunia luar. Konfigurasi ip address terlebih dahulu pada kedua pc tersebut.
IDN-R2(config)#ro ei 10IDN-R2(config-router)#net 12.12.12.0IDN-R2(config-router)#net 11.11.11.0IDN-R2(config-router)#no autIDN-R2(config-router)#ex
Jika sudah, selanjutnya konfigurasi nat pada R1.
Lalu lakukan verifikasi ping dari server menuju ke ip yang sudah di translasikan tadi.
IDN-R1(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 12.12.12.2IDN-R1(config)#ip nat inside source static 111.111.111.2 12.12.12.12IDN-R1(config)#int fa1/0IDN-R1(config-if)#ip nat insideIDN-R1(config-if)#ex
Maka ip hasil nat tersebut akan mereply. Lalu coba lakukan verifikasi pada R1 mengenai nat yang ia miliki.
Berdasarkan hasil di atas, terlihat bahwa R1 memiliki address device local yang telah di translasikan menjadi ip nat static. Coba cek table routing pada R1.
Maka akan terlihat default route yang akan digunakan oleh client dari router1 untuk menuju dunia luar. Setelah itu selanjutnya melakukan konfigurasi pada block bagian kanan.
Pada block bagian kanan, kita akan menggunakan scenario nat juga. Namun sebelumnya tambahkan ip address pada router terlebih dahulu.
Setelah itu tambahkan routing eigrp pada Router yang ada di dalam block tersebut.
Jika sudah, tambahkan nat static pada router4 agar client pada router4 mendapatkan nat dari R4 untuk menuju dunia luar.IDN-R4(config)#ro ei 100IDN-R4(config-router)#net 143.143.143.0IDN-R4(config-router)#net 45.45.45.0IDN-R4(config-router)#net 34.34.34.0IDN-R4(config-router)#no autIDN-R4(config-router)#exIDN-R5(config)#ro ei 100IDN-R5(config-router)#net 45.45.45.0IDN-R5(config-router)#net 20.20.20.0IDN-R5(config-router)#no autIDN-R5(config-router)#ex
Setelah itu, lakukan verifikasi ping dari server 2 menuju ke jaringan local yang dimiliki oleh R4.IDN-R4(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 45.45.45.5IDN-R4(config)#ip nat inside source static 143.143.143.2 45.45.45.45IDN-R4(config)#int fa0/0IDN-R4(config-if)#ip nat inIDN-R4(config-if)#exIDN-R4(config)#int fa1/0IDN-R4(config-if)#ip nat outIDN-R4(config-if)#ex
Lalu apabila sudah berhasil, selanjutnya melakukan konfigurasi pada block bagian tengah.
Buat VLAN terlebih dahulu pada switch tersebut.
Setelah itu definisikan interface yang akan didaftarkan kedalam vlan.IDN-SW2(config)#vlan 100IDN-SW2(config-vlan)#name VLAN100-IDNIDN-SW2(config-vlan)#exIDN-SW2(config)#vlan 200IDN-SW2(config-vlan)#name VLAN200-IDNIDN-SW2(config-vlan)#ex
Setelah itu lakukan verifikasi VLAN pada switch 2.
IDN-SW2(config)#int fa0/5IDN-SW2(config-if)#sw mod trIDN-SW2(config-if)#exIDN-SW2(config)#int ra fa0/1-2IDN-SW2(config-if-range)#sw mod accIDN-SW2(config-if-range)#sw acc vlan 100IDN-SW2(config-if-range)#exIDN-SW2(config)#int ra fa0/3-4IDN-SW2(config-if-range)#sw mod accIDN-SW2(config-if-range)#sw acc vlan 200IDN-SW2(config-if-range)#exIDN-SW2(config)#
Jika sudah, selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi pada R3. Jadikan R3 sebagai gateway untuk jaringan local yang ada di bawahnya.
Setelah itu tambahkan routing EIGRP pada R3.IDN-R3(config)#int fa0/0IDN-R3(config-if)#no shutIDN-R3(config-if)#exIDN-R3(config)#int fa0/0.100IDN-R3(config-subif)#en dot 100IDN-R3(config-subif)#ip addr 100.100.100.1 255.255.255.0IDN-R3(config-subif)#exIDN-R3(config)#int fa0/0.200IDN-R3(config-subif)#en dot 200IDN-R3(config-subif)#ip addr 200.200.200.1 255.255.255.0IDN-R3(config-subif)#ex
Jika sudah, lakukan pengiriman packet untuk melakukan percobaan.IDN-R3(config)#ro ei 100IDN-R3(config-router)#net 13.13.13.0IDN-R3(config-router)#net 34.34.34.0IDN-R3(config-router)#net 100.100.100.0IDN-R3(config-router)#net 200.200.200.0IDN-R3(config-router)#no autIDN-R3(config-router)#ex
Setelah itu coba akses server dari PC.
Dan maka percobaan akan berhasil.
Untuk file PKT diatas, dapat diunduh pada laman berikut.
Untuk file PKT diatas, dapat diunduh pada laman berikut.
SuperlabCisco2-Kosong
Belum ada tanggapan untuk " Superlab Cisco Packet Tracer ( LAB 2 )"
Posting Komentar